Haii setelah sekian lama hampir 8 tahun tidak meninggalkan jejak di blog ini, besar keinginan saya menuliskan setiap moment tapi terlalu banyak yang membuat saya mengurungkan niat saya. Tapi saat ini saya ingin bercerita tentang kehidupan saya, lanjutan cerita yang sebelumnya ntar aja klo ada niat hahaha...
Antara aku dan Kamu,
Judulnya agak- agak gimana gitu heheh, tapi Kamunya huruf gede ya yang artinya (Tuhan). Satu kali saya dilahirkan di tengah keluarga Manurung, dimana dalam keluarga ini memiliki tradisi yang sangat kental adat dan cukup keras dalam mengajar penerusnya.
Seorang anak yang lahir dengan nama David Romula Manurung ini beranjak dewasa dan mengenal arti suka saat duduk bangku smp. Saat itu saya belum mengenal perbedaan kepercayaan dan saya menyukai seorang muslim yang mana dia adalah sekertaris saya ketika saya menjadi ketua kelas 😁.
Tapi saat itu saya tidak mengatakannya kepadanya saya hanya menyimpannya dalam hati, berjalannya waktu saya mengikuti suatu acara reatret dari YPD-PA dimana itu adalah satu lembaga yang mengajar anak tentang penelaan alkitab. Ketika mengikuti acara itu saya mengalami cinta yang sangat hangat di hati saya, dimana saya merasakan damai sejahtra dan di tempat itu lah saya mengerti perbedaaan terang dan gelap tidak dapat bersatu. Saya mengurungkan niat saya untuk menyatakan perasaaan kepada temen saya yang muslim, tapi saya mengenal pribadi yang membuat saya damai. kehidupan saya berubah 180 derajat dari yang berandalan menjadi baik tapi hanya bertahan 4 bulan saya sudah memulai kejahatan lagi di mataNYA.
Disaat waktu berjalan saya tidak merasakan cinta kepadaNYA, saat teduh hampir tidak sama sekali, bahkan doa yang dulu saya jadwalkan semakin jarang. Satu kali saya mengikuti reatret kembali saat saya duduk di kelas2 SMA, disana saya bertemu cinta pertama saya dalam fisik, dia begitu mempesona, terlihat membaur dengan banyak orang. Dalam acara reatret saya juga mengalami pertobatan kembali dan merasakan kembali kasih yang dulu pernah hilang atau lebih tepatnya saya tinggalkan. Saya tau Dia tidak pernah meninggalkan saya, bersamaan dengan itu saya mulai membangun kembali kehidupan rohani saya serta membangun relationship dengan wanita yang mempesona tadi.
Berjalannya waktu saya ternyata mulai tidak setia lagi dengan NYA, saya lebih focus dengan wanita yang saya taksir yang walau saya tetap bedoa untuk wanita itu ternyata ada sesuatu kejadian dimana hubungan saya dengannya tidak berlanjut.
begitu besar kasihNYA masih tetap setia terhadap saya, beberapa kali saya mengenal wanita dan selalu selesai ditengah jalan. beberapa kali saya mendekati wanita yang cukup berkesan dalam hati saya selalu berujung dengan hasil yang sama, beberapakali selesai dengan sepihak dan tidak memberikan alasan banyak hal yang membuat saya bingung apakah semua wanita di dunia dibumi ini seperti ini. Satu kali saya ingin mempermainkan hati seorang wanita tetap bertentangan dengan hati nurani saya karna saya teringat dengan kedua kakak saya.
Baru-baru ini saya juga mengenal seseorang wanita, dan ketika saya mengenalnya entah mengapa saya merasakan hal berbeda dengannya, saya ingin memberikan yang terbaik kepadanya tetapi saya tidak dapat mengerti apa yang ada dihatinya. saya mengira hubungan ini sudah begitu akrab namun tidak tau mengapa tiba-tiba berubah seketika itu juga. beberapa kali saya melihat penglihatan tentang kejadian-kejadian yang akan saya lalu dan benar terjadi. Dan sudah 2 kali penglihatan itu terjadi saya ngga tau apa maksudnya tepat pada tanggal 12 januari 2017 jam 8.29am dia menghentikan komunikasi dan saya ngga bisa berkata-kata lagi, saya diam dan hanya bisa berdoa apa yang terjadi Tuhan. Dan saya hanya bisa berserah kepada MU Tuhan.
Disaat ini saya mengerti satu hal dimana saya sebagai mempelai wanita dan Yesus mempelai Pria, begitu sulitnya mendapatkan hati saya, terkadang saya menolakNYA, membuat aturan yang jelas itu bukan ruleNYA, membuat kompromi-kompromi yang dimana itu tidak mungkin dalamNYA, hingga akhirnya saya melupakannya dan saya datang kepadaNYA saat saya mengalami keterpurukan. Bapa yang baik saya memohon maaf kepadaMu atas apa yang telah aku perbuat kepadaMu, ajar aku lebih mengenalMU dan membuka kesempatan yang baru untuk berjalan dengan Mu Tuhan.
Thanks Jesus for Your Bless
Best Regards,
David Romula M
Kamis, 12 Januari 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar